Alasan Bupati Jember Kekeuh Minta Pembangunan Flyover kepada Menteri PU
Subusallam – Alasan Bupati Jember terus mendorong pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembangunan flyover di sejumlah titik rawan kemacetan di wilayahnya. Permintaan itu disampaikan langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan persoalan lalu lintas yang dinilai kian mendesak.
Menurut Bupati, pertumbuhan kendaraan di Jember meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sementara kapasitas jalan relatif tidak bertambah. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang, terutama di perlintasan sebidang kereta api dan simpang padat kendaraan pada jam sibuk.
“Kemacetan ini bukan lagi persoalan harian biasa. Dampaknya sudah merugikan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Atasi Titik Macet Kronis
Salah satu alasan utama permintaan pembangunan flyover adalah untuk mengurai kemacetan di titik-titik yang selama ini menjadi simpul kepadatan. Perlintasan kereta api sering kali membuat arus kendaraan terhenti cukup lama, memicu antrean hingga ratusan meter.
Bupati menilai, pembangunan flyover akan menjadi solusi jangka panjang dibandingkan pelebaran jalan yang terkendala lahan. Selain itu, flyover dinilai lebih efektif untuk menghilangkan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang.
Baca Juga: Menteri PU Pastikan Jembatan Gladak Perak Lumajang Aman
Alasan Bupati Jember Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Jember dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan pendidikan di wilayah tapal kuda Jawa Timur. Mobilitas masyarakat yang tinggi, baik dari dalam maupun luar daerah, membuat kebutuhan infrastruktur semakin mendesak.
Bupati menegaskan bahwa kelancaran arus transportasi akan berdampak langsung pada distribusi barang dan jasa. Pelaku usaha, sopir angkutan logistik, hingga pedagang kecil disebut kerap mengeluhkan waktu tempuh yang semakin lama akibat kemacetan.
“Kalau distribusi lancar, ekonomi bergerak lebih cepat. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi daya saing daerah,” katanya.
Alasan Bupati Jember Pertimbangan Keselamatan
Selain aspek ekonomi, faktor keselamatan menjadi perhatian utama. Perlintasan tanpa flyover atau underpass dinilai berisiko tinggi, terutama saat volume kendaraan meningkat. Beberapa insiden kecelakaan di masa lalu menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk mencari solusi permanen.
Bupati berharap Kementerian Pekerjaan Umum dapat memasukkan proyek flyover di Jember ke dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur nasional.
Butuh Dukungan Anggaran Pusat
Pemerintah Kabupaten Jember mengakui keterbatasan anggaran daerah untuk membiayai proyek infrastruktur berskala besar seperti flyover. Karena itu, dukungan dari pemerintah pusat menjadi kunci utama realisasi proyek tersebut.
Bupati optimistis dengan komunikasi yang intensif dan penyampaian data kebutuhan yang komprehensif, usulan pembangunan flyover dapat segera ditindaklanjuti.










