1. Israel Culik Aktivis Kapal ‘Handala’ yang Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Subusallam Israel Culik Aktivis Kapal Pasukan Israel dilaporkan menculik sejumlah aktivis kemanusiaan internasional yang berada di atas kapal Handala, sebuah kapal yang sedang menuju Jalur Kota Gaza membawa bantuan berupa obat-obatan, susu bayi, dan popok. Kapal ini tergabung dalam misi solidaritas Freedom Flotilla Coalition yang bertujuan menembus blokade Israel terhadap Gaza.
Insiden ini terjadi di perairan internasional Laut Mediterania. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel terkait keberadaan para aktivis tersebut. Pihak penyelenggara menyebut, mereka kehilangan kontak dengan kapal sejak dini hari waktu setempat.
2.Apa yang Terjadi pada Kapal Handala? Dugaan Penculikan oleh Israel dan Hilangnya Kontak Internasional
Sejak tanggal 25 Juli 2025, kapal Handala, yang membawa puluhan aktivis dan suplai kemanusiaan menuju Gaza, menghilang dari radar komunikasi. Investigasi awal menunjukkan keterlibatan militer Israel dalam penghentian dan penahanan paksa kapal tersebut di perairan internasional.
Baca Juga: Camat Padang Tiji Kepergok Berduaan dengan Istri Orang dalam Mobil Dinas
3. Kami Hanya Membawa Susu dan Obat”: Kisah Para Aktivis yang Diculik dalam Misi Damai ke Gaza
Salah satu aktivis asal Norwegia sempat mengirim pesan suara terakhir sebelum sinyal kapal Handala terputus: “Kami membawa susu bayi dan obat-obatan. Jika kami tidak tiba, dunia harus tahu bahwa kami hanya ingin membantu.”
Kapal yang sarat muatan empati itu kini hilang. Namun kini, mereka justru menjadi korban dari konflik yang tak pernah usai.Dunia internasional perlu bersuara lebih lantang.
5. Israel Culik Aktivis Kapal Gaya Kronologi Peristiwa
Kronologi Hilangnya Kapal Handala: Dari Laut Mediterania hingga Dugaan Penculikan oleh Israel
-
24 Juli 2025: Kapal Handala berangkat dari pelabuhan Turki, membawa relawan dari berbagai negara dan muatan bantuan kemanusiaan.
-
25 Juli, Pagi Hari: Organisasi penyelenggara kehilangan seluruh komunikasi.
-
26 Juli: Aktivis HAM internasional menduga Israel telah mencegat kapal secara paksa.
Ribuan Warga Gaza Sujud Syukur
Mendengar kabar tersebut, ribuan warga Gaza turun ke jalan dan mengadakan doa bersama serta sujud syukur.
“Ini seperti mimpi. Kami tidak percaya tentara-tentara itu benar-benar keluar. Kami bisa melihat langit tanpa drone, tanpa dentuman,” kata Abu Karim, warga Gaza yang tinggal di Khan Younis.







