Mualem Sebut Aceh Siapkan Kerja Sama Internasional untuk Penanganan Bencana Banjir, Mualem
Subusallam – Mualem Sebut Aceh Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menegaskan bahwa Aceh siap membuka ruang kerja sama dengan negara asing serta lembaga kemanusiaan internasional dalam upaya mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah kabupaten. Pernyataan tersebut muncul sebagai respons terhadap kondisi darurat yang dialami ribuan warga akibat curah hujan ekstrem yang memicu banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur.
Kebutuhan Bantuan Mendesak
Mualem menilai bahwa skala kerusakan yang terjadi—mulai dari rumah hanyut, jembatan putus, hingga lahan pertanian terendam—menuntut adanya percepatan bantuan. Menurutnya, pemerintah daerah harus terbuka terhadap dukungan internasional selama bantuan tersebut dikelola secara transparan dan sesuai aturan.
Ketika rakyat sedang kesulitan, kita tidak boleh menutup diri. Selama dengan koordinasi yang benar, Aceh terbuka menerima bantuan dari negara sahabat maupun lembaga kemanusiaan internasional,” ujar Mualem.
Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat jauh lebih penting daripada perdebatan birokrasi atau sentimen politik.
Baca Juga: Jelang Pilchiksung Serentak Wali Kota Illiza Tinjau Kesiapan TPS
Mualem Sebut Aceh dan Tradisi Kerja Sama Global
Aceh memiliki sejarah panjang dalam menjalin hubungan dengan komunitas internasional, terutama sejak bencana tsunami 2004. Mualem memandang pengalaman tersebut sebagai modal penting untuk kembali membangun sinergi dalam situasi krisis.
Bantuan internasional tidak hanya dibutuhkan dalam bentuk logistik, tetapi juga peralatan tanggap darurat, tenaga relawan, hingga pemulihan psikososial masyarakat.
Pemprov dan Lembaga Lokal Didorong untuk Proaktif
Mualem meminta pemerintah daerah bergerak cepat mengoordinasikan kebutuhan lapangan agar bantuan yang datang dapat tepat sasaran. Ia juga mendorong organisasi kemanusiaan lokal agar tidak ragu menjalin komunikasi dengan jaringan global.
Bantuan harus dipastikan sampai ke kamp-kamp pengungsian dan daerah yang sulit dijangkau. Jangan ada yang terabaikan,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya membangun sistem peringatan dini serta infrastruktur tahan bencana sebagai langkah jangka panjang.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Di tengah kondisi cuaca yang masih tidak stabil, Mualem mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Ia menegaskan bahwa upaya mitigasi akan terus dilakukan sambil menunggu bantuan tambahan tiba.





